Di bali ada beraneka ragam budaya yang unik-unik salah satunya adalah Upacara Mepandes (potong gigi). upacara yang di anggap sakral ini wajib dilaksanakn oleh umat Hindu di Bali. Tujuan dari upacara ini adalah sebagai lambang untuk membersihkan 6 sifat buruk (sad ripu) atau sifat-sifat butha kala (raksasa) yang ada dalam diri manusia.

6 sifat buruk(sad ripu)  itu adalah sebagai berikut:-

  1. Hawa nafsu
  2. Rakus/Tamak/keserakahan
  3. Angkara murka/kemarahan
  4. Mabuk membutakan pikiran
  5. Perasaan bingung
  6. Iri hati/ dengki

Yang  boleh melakukan upacara potong gigi ini diperuntunkan untuk wanita yang sudah mengalami menstruasi dan untuk laki-laki yang sudah mengalami akil balik yaitu suaranya sudah berubah. karena orang yang belum menginjak dewasa dalam artian belum mengalami kotor kain (mentruasi) di anggap masih suci belum memiliki sifat kotor. Dengan upacara ini juga anak anak dihantarkan ke suatu kehidupan yang mendewasakan diri mereka. Kalau sudah melaksanakan potong gigi kelak, pada saat meninggal akan bertemu dengan orang tuanya, orang tua yang dimaksud adalah sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa/ Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Karena Tujuan akhir dari umat beragama adalah kembali ke sisi tuhan dalam agama hindu di sebut Moksa.

Mengapa potong gigi melambangkan sebagai pembersih sifat buruk pada manusia?

Gigi tajam atau yang kita sebut dengan taring selalu di hubungkan dengan penggambaran sesosok Butha Kala (Raksasa) yang memiliki sifat dari sad ripu (sifat buruk). Seorang anak yang tumbuh dewasa akan memiliki gigi taring tersebut, maka dari itu untuk menghindari sifat raksasa  berada di diri manusia dilakukanlah prosesi pemotongan gigi tersebut.

Mengapa saya membuat postingan ini? karena besok tepatnya tanggal 22 desember 2012 sehari setelah hari yang di isukan publik akan kiamat adalah hari yang membahagiakan untuk pacar saya. Doi akan melakukan prosesi pemotongan gigi ini. dari sekian lama menunggu akhirnya di tetapkan juga harinya. Tapi, ada berita yang menyedihkan bagi ku, karena pas upacara yang sangat penting ini saya tidak bisa menghadirinya. karena ada praktikum yang dikejar oleh target. sangat sedih juga sih tidak bisa melihat orang yang saya cintai melakukan upacara sakral ini. Namun saya lega, karena dari pelepasan sifat buruk (sad ripu) ini saya harapkan doi akan menjadi lebih dewasa, sabar, dan lebih menjadi seorang wanita yang menyayangi keluarga, pacar, dan teman-temannya. Semoga tuhan memberikan jalan padanya untuk bisa menemukan pekerjaan yang layak, kesehatan, dan kebahagiaan. Saya hanya bisa memberi doa dan ucapan ini, karena kondisi tidak memungkinkan.

Untuk Sekali lagi saya ucapkan Selamat melaksanakan Upacara Manusia yadnya (Mepandes) sayang. Semoga bisa menjadi Dwii Mira Dinha yang semakin dewasa, di beri kesehatanjasmani dan rohani. Dan selamat menjadi Ibu Bidan. LOVE YOU DWII MIRA DINHA A.Md.keb.

terima kasih atas perhatiannya kawan 🙂

Iklan